Evaluasi Pola Konsumsi Energi Terbarukan: Berdasarkan Analisis Data Konsumsi Nasional

Penulis

  • Revina Putri Damayanti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan Author
  • Dinda Ayu Ningsih Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan Author
  • Aulia Hummairoh Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan Author

DOI:

https://doi.org/10.64803/ikosstemi.v1.54
   

Kata Kunci:

Energi Terbarukan, Konsumsi Energi di Indonesia, Ketimpangan Regional, Analisis Spasial, Kebijakan Energi

Abstrak

Studi ini mengevaluasi pola konsumsi energi terbarukan di Indonesia berdasarkan data nasional dari tahun 2019 hingga 2023. Masalah utama yang dibahas adalah proporsi penggunaan energi terbarukan yang rendah dan distribusinya yang tidak merata di berbagai wilayah. Tujuan utama studi ini adalah menganalisis tren sektoral dan regional dalam konsumsi energi terbarukan, mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi, serta mengembangkan model evaluasi dinamis untuk kebijakan energi nasional. Pendekatan campuran dengan penekanan kuantitatif diterapkan, menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, didukung oleh analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS) dan regresi spasial untuk menilai ketidakmerataan regional. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata tahunan sebesar 5,2% dalam konsumsi energi terbarukan, yang berkontribusi sebesar 12% terhadap total energi nasional pada tahun 2023. Sektor transportasi menunjukkan pertumbuhan tercepat (22,5% per tahun), sementara sektor rumah tangga tetap dominan dalam hal absolut. Analisis spasial mengungkapkan ketidakmerataan yang tinggi (indeks Gini = 0,62), dengan Jawa dan Bali menyumbang sebagian besar konsumsi. Faktor kunci meliputi keterjangkauan infrastruktur listrik (β = 0,34, p < 0,01) dan kebijakan lokal (β = 0,28, p < 0,05). Temuan ini menyoroti kebutuhan akan pendekatan kebijakan holistik untuk mendorong transisi energi berkelanjutan yang meningkatkan efisiensi dan mendukung keadilan sosial-ekonomi.

Referensi

Abyan Hilmy Yafi, A. B. (2024). Indonesian Energy Transition Outlook 2024. Jakarta Selatan: IESR.

Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Elsevier, 179-211 https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T.

ESDM, K. (2024). Laporan Kinerja 2024. Jakara: Direktorat EBTKE, Kementrian ESDM.

ESDM, K. (2025). Handbook of Energy & economic Statistics of Indonesia 2024. Jakarta: Technology on Energy and MIneral Resource.

Frank W. Geels, B. K. (2017). The Socio-Technical Dynamics of Low-Carbon Transition. Joule, 463-479.

https://doi.org/10.1016/j.joule.2017.09.018

IEA. (2025). Renewables 2025: Anlysis and Forecast to 2030. Paris: International Energy Agency.

Satria Putra Kanugrahan, D. F. (2022). Techno-Economic Analysis of Indonesia Power Generation Expansion to Achieve Econoic Sustainability and Net Zero Carbo 2050. MDPI, 1-25. https://doi.org/10.3390/su14159038

Shah Rukh Shakeel, H. Y. (2023). Solar PV Adoption at Household Level: Insight Based on a Systematic Literature Review. Elsevier, 1-13. https://doi.org/10.1016/j.esr.2023.101178

Yudiartono, J. W. (2023). Sustainable Long-Term Energy Supply and Demand: The Gradual Transition to a New and Renewable Energy System in Indonesia by 2050. International Journal of Renewable Energy Development, 419-429. Https://doi.org/10.14710/ijred.2023.50361

Diterbitkan

2025-11-28

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Evaluasi Pola Konsumsi Energi Terbarukan: Berdasarkan Analisis Data Konsumsi Nasional. (2025). Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer, Sosial Sains, Teknik Dan Multi-Disiplin Ilmu, 1, 46-50. https://doi.org/10.64803/ikosstemi.v1.54